Tampilkan postingan dengan label Korean. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korean. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Februari 2016

Korean

KATA BENDA 
-kulkas : naengjanggo
- setrika : darimi
- sapu : bitjaru
- piring : jeonggi
- sumpit : jeotgarak
- garpu : pookeu
- cincin : banji
- gelang : gari
- kalung : mokgeoli
- tas : gabang
- pintu : mun
- cermin : geoul
- sisir : meoribit
- topi : moja
- kaca : yuri
- kursi : uija

Rabu, 25 Januari 2012

Kenapa Korea Terobsesi Operasi Plastik ?




Ketika pertama kali berkunjung Korea di 2003, saya hanya heran mengapa banyak wanita yang menggunakan hak tinggi kemana pun mereka pergi. Ini termasuk saat datang ke konser rock di ruangan terbuka di mana hujan badai menyertai sepanjang konser. Dalam hati saya berpikir mungkin inilah yang namanya perbedaan budaya.

Namun terus terang beberapa tetap terlihat janggal buat saya. Saya heran melihat para pria membawa tas besar yang dikempit di tangan dan menggunakan dasi atau celana berwarna pink atau warna pastel lainnya. 

Atau ketika melihat para pria cuek bersolek di kaca telepon genggamnya atau melihat jejeran klinik kecantikan di Apkujong dan mendapati beberapa wanita keluar dari klinik menggunakan masker dan kaca mata hitam. 



Daerah Apkujong

Indonesia Diminati Mahasiswa Korea

Minat mahasiswa Korea Selatan mempelajari kebudayaan Indonesia besar. Selain mempelajari bahasa Indonesia, mahasiswa Korea Selatan juga mengkaji dan meneliti banyak karya sastra modern Indonesia.

”Banyak warga Korea, terutama mahasiswa, yang ingin lebih mengenal budaya Indonesia,” kata Guru Besar Hankuk University of Foreign Studies, Korea Selatan, Koh Young-hun, di Jakarta, Jumat (20/1).

Jumlah warga negara Korea di Indonesia paling banyak dibandingkan warga negara lain. Adapun jumlah warga negara Indonesia di Korsel 45.000 orang.

Kebudayaan Indonesia dikenal di Korsel lewat beberapa karya sastra yang diterjemahkan dalam bahasa Korea. Yang dikenal mahasiswa Korsel adalah karya Pramoedya Ananta Toer. Tetralogi Bumi Manusia dan Keluarga Gerilya diterjemahkan ke dalam bahasa Korea tahun 1986. Pemikiran dan pergulatan kemanusiaan yang digambarkan Pram jadi bahan penelitian mahasiswa Korea.


Selasa, 20 Desember 2011

KAMUS CINTA DALAM BAHASA KOREA


Anda pasti sering dengar kata-kata ini ” 첫 눈에 사랑에 빠지다 ( cheot nune sarange ppajida )  jatuh cinta pada pandangan pertama ” . Namun benarkah itu cinta? Kalau itu bukan, lalu bagaimana sebenarnya cinta itu..? dan kalau jawabannya iya, begitu mudahkah cinta itu tumbuh dan jatuh…? Atau anda juga masih ragu dengan kata ” 사랑은 모든 것을 치유합니다 (sarangeun modeun geoseul chiyu hamnida ) cinta itu menyembuhkan segalanya “.
Nah…membahas sesuatu yang mengingatkan kita pada kisahnya Kamajaya dan Kamaratih, Romeo dan Juliet, Rama dan Shinta atau entah siapa lagi, memang tidak pernah habis, dan selalu menarik bukan..?

Sekilas mungkin judul di atas  terdengar amat ” lebay ” , namun karena beberapa kali saya mendapatkan pertanyaan yang sama dan harus  mengulang menjelaskan, maka pada kesempatan ini akan saya sampaikan sedikit penjelasan tentang kata “ sarang” yang berarti ‘cinta’ dan beberapa perubahan katanya. Pada kesempatan ini saya hanya menampilkan sedikit sajakata itu dan berharap semoga bermanfaat.
1. 사랑 ( sarang ) dalam bahasa Korea artinya cinta .
2. 사랑 하다 ( sarang hada ) = mencintai. kata ini disebut Verb base ( kata kerja dasar ). Dalam contoh sederhana : 나는
너를 사랑 하다 ( Naneun  neoreul sarang hada ) ” aku mencintaimu “
3. 사랑해 ( sarang hae ) : kata ini digunakan untuk menyatakan ke akraban ( intimate ). sedangkan halusnya ( polite) adalah 사랑 해요 ( sarang haeyo ).
4.  사랑합니다 ( sarang hamnida ) : mencintai.digunakan dalam kalimat formal -hormat.저는 당신을 사랑합니다 ( jeoneun dangsineul sarang hamnida ) “saya mencintai anda “. Sedangkan dalam kalimat pertanyaan, 사랑합니다 ( sarang hamnida ) dirubah menjadi 사랑합니까?  ( sarang hamnika ? )
Catatan :
a. Huruf akhir ( bachim ) ㅂ ( b/p ) ketika bertemu dengan ㄴ( n ) maka dibaca  ㅁ ( m ).받침 ㅂ, ㅍ [p] + ㄴ [n] / ㅁ [m]
─> [m.n , m.?] / [m.m]
b. Dalam bahasa korea dikenal ada bahasa pergaulan ( 반 말 ) dan bahasa halus/hormat ( 존대 말 ).
5. 사랑 하시다 ( sarang hasida ) adalah bentuk kehormatan ( kromo inggil dlm bahasa jawa ).
6. 사랑 하지 못 하다 ( sarang haji mot hada ):  tidak mampu mencintai
7. 사랑 할수있다 ( sarang hal suitda ) : bisa mencintai
8. 사랑 할 수없다( sarang  hal sueopda ) : tidak bisa mencintai. kata ini adalah bentuk negatif dari sarang hal suitda. Secara umum lebih sering digunakan kata  ”사랑 하지 못 하다 ( sarang haji mot hada ):  tidak mampu mencintai.
Mungkin kita juga pernah mendengar kata di bawah ini :
9. 사랑 할수록 ( sarang hal surok ) = semakin mencintai , misalnya ada lagunya Boohwal 사랑 할 수록, yang liriknya : 너를 사랑하면 할 수록 ( neoreul saranghamyeon hal surog ) = semakin lama mencintai maka akan semakin sayang.
10.사랑한다고 ( sarang han dago ) = ” ( aku bilang)  aku mencintamu ” .는/은 다고 (-n/neundagoyo) adalah akhiran  yang mengulangi pernyataan seseorang . Hal ini dapat digunakan untuk menekankan, menegaskan kembali, atau bila digunakan dalam bentuk pertanyaan, untuk mengkonfirmasi pernyataan sebelumnya.
Beberapa kata tentang cinta :
사랑에 빠지다 ( sarang ppajida ) = jatuh cinta
사랑을 고백하다( sarang gobaek hada )= pengakuan cinta
첫사랑 ( cheossarang ) = cinta pertama
사랑하는 ( sarang haneun ) = kekasih.
눈먼 사랑 ( nun meon sarang ) = cinta buta
깊은 사랑 ( kipeun sarang ) = cinta yang mendalam
사랑 없는( sarang eopneun ) = tanpa cinta
사랑스러운( sarang sereoun ) = cinta yang berkesan,
순진한 사랑 ( sonjinan sarang ) = cinta murni

Sebenarnya kalau dibahas lagi akan banyak, namun tentu bukan pembelajaran dan akan tambah bingung, maka sedikit ini saja, mudah-mudahan yang nulis tidak bingung begitu juga terlebih yang baca.

Sabtu, 17 Desember 2011

Dongeng Gumiho Di Kalangan Masyarakat Korea


Gumiho [구미호] merupakan rubah dengan sembilan ekor, dongeng yang diciptakan berasal dari mitos China kuno berabad2 lalu. Dongeng ini ada versi China maupun Jepang meskipun terdapat sedikit perbedaan. Huli jing pada dongeng China dan kitsune pada dongeng Jepang mempunyai moral yang ambigu, dimana mereka bisa bersifat baik dan buruk sekaligus dan biasanya tidak keluar untuk mencari orang untuk diburu. Sementara itu, gumiho di Korea, hampir selalu digambarkan dengan figur yang sangat jahat, makhluk karnivora yang memakan daging manusia.


Berdasarkan legenda, rubah yang hidup ribuan tahun berubah menjadi gumiho, yang dapat menyamar menjadi wanita. Gumiho bersifat jahat dan makan hati atau jantung manusia (ada legenda berbeda antara satu dengan lainnya) agar bisa tetap hidup. Huli jing di China dikatakan terbuat dari energi wanita (yin) dan membutuhkan energi pria (yang) agar bisa bertahan hidup. Sementara itu, kitsune di Jepang bisa pria atau wanita, dan dapat memilih untuk berbuat kebaikan.
Gumiho di Korea secara tradisional merupakan wanita. Beberapa dapat menyembunyikan ciri gumiho mereka, sementara mitos lain mengindikasikan bahwa mereka tidak dapat bertransformasi secara penuh (contoh wajah atau telinga yang seperti rubah atau masih terdapat ekor berjumlah sembilan). Dengan kata lain, biasanya ada setidaknya satu ciri fisik yang dapat membuktikan bentuk gumiho mereka, atau cara ajaib untuk memaksa mereka memperlihatkan wujud asli mereka.
Sama seperti manusia serigala ataupun vampir di Barat, ada beragam mitos tergantung dari legenda yang diceritakan. Beberapa cerita mengatakan bahwa jika gumiho tidak membunuh dan memakan manusia selama seribu hari, maka gumiho akan menjadi manusia. Cerita lainnya, seperti drama Gumiho: Tale of the Fox’s Child, mengatakan bahwa gumiho bisa menjadi manusia jika pria yang melihat wujud aslinya merahasiakan hal tersebut selama 10 tahun. Di luar setiap cerita itu, ada hal yang selalu konsisten diceritakan, yaitu bahwa gumiho merupakan rubah, wanita, berubah wujud, dan karnivora.


Sekarang kita bahas tentang arti gumiho dalam budaya. Rubah merupakan gambaran umum di banyak budaya berbeda yang menggambarkan penipu atau pintar tapi jahat yang mencuri atau mengecoh yang lain untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Orang yang tumbuh dengan mendengarkan fabel Aesop mengetahui pengulangan klasik tentang rubah dalam cerita dongeng. Dan tidak sulit untuk melihat bagaimana rubah mendapatkan sifat tersebut. Binatang ini merupakan pemburu nocturnal dan sifat dasarnya yang senang mencuri, dan dikenal di seluruh dunia dengan akal liciknya.
Di Korea, rubah mempunyai penyokong implikasi budaya, yaitu kelicikan seksual. Kata untuk rubah, yeo-woo [여우], merupakan kata yang oleh orang Korea diberikan kepada wanita yang terjemahan kasarnya kita sebut saja si licik pemakan pria. Ada istilah bahasa inggris yang juga kurang lebih sama yaitu “you sly fox” (kamu rubah licik), meskipun di Korea sendiri istilah ini hanya diberikan kepada perempuan yang sifatnya seperti rubah (disebut yeo-woo) dan mempunyai sifat predator “kamu mulai menggunakan akal licik untuk menipuku”, yah kira-kira seperti itulah contohnya. Wanita yang menggunakan pesona femininnya untuk maksud jahat atau wanita yang secara terang-terangan memperlihatkan seksualitasnya dengan motif jahat dibelakangnya, disebut yeo-woo. Menariknya, kata aktris dalam bahasa Korea [여배우] bila disingkat sama penulisannya dengan yeo-woo [여우].


Bukanlah tanpa sebab kalau wujud gumiho hanya merupakan wanita yang cantik. Ini merupakan cara dongeng untuk memperingatkan pria untuk tidak jatuh ke dalam trik wanita yang merayu untuk memperdayainya. Contohnya, lihatlah terjemahan cerita gumiho klasik ini. Dalam banyak cerita, sang pahlawan dalam dongeng (selalu digambarkan seorang pria) harus menahan godaan dan tubuh tanpa busana gumiho, sehingga wujud aslinya bisa diperlihatkan. Jadi, sifat alami wanita, seksualitas tersembunyinya = iblis.
Dongeng Korea?
Konsep seksualitas wanita yang membahayakan sebenarnya bukanlah hal yang baru untuk dongeng. Tetapi, tidaklah berlebihan bahwa baik itu figur gumiho dan penggunaan yeo-woo merupakan hal yang cukup lazim dalam budaya modern maupun cerita fiksi. Sebagian besar orang mungkin berpendapat bahwa mitos gumiho merupakan cerita yang didesain untuk mempertegas sistem patrialis. Tetapi hal ini justru membuat suatu legenda menjadi suatu hal yang cerdik dalam penyampaiannya.


Dalam film ataupun drama, gumiho bisa digambarkan baik itu figur yang menakutkan dan sejahat iblis atau malah figur yang komikal dan menggelikan, tergantung dari genre yang digunakan. Seiring berjalannya waktu, legenda gumiho telah berubah, seperti diceritakan dalam Gumiho: Tale of the Fox’s Child‘s yang menggambarkan gumiho yang menderita dengan jiwa yang baik yang menginginkan menjadi manusia dan menyerap kehidupan pria. Dia adalah iblis yang memilih jalan hidup yang baik supaya bisa mempertahankan sifat manusianya. Interpretasi ini hampir sama dengan mitos vampir yang mempunyai jiwa, yang berperang dengan jiwa iblis yang ada pada dirinya.


Korean Drama Lovers

Jumat, 18 November 2011

Jenis jenis hantu di korea


Sekarang saatnya ngebahas tentang jenis-jenis hantu di korea selatan. Bukan cuma Indonesia loh yang punya banyak jenis hantu, kayak Kuntilanak, pocong, tuyul, genderuwo dan masih banyak lagi. Tapi di korea sana, ada juga macam-macam hantunya.
So , daripada penasaran, ayo dibaca >>>

1. Cheonyeo Gwishin (처녀귀신), Virgin Ghost)
Cheonyeo Gwishin bisa disebut juga sebagai Kuntilanak-nya orang Korea (penampakan hantu Korea ini berupa wanita berambut panjang dan berbaju putih). Dalam legenda Korea, wanita muda yang meninggal dalam keadaan perawan akan bersikap pahit terhadap aib-nya (malu karena masih perawan). Oleh karena itu muncullah penampakan hantu wanita yang berada disekitar kerabat dan teman-temannya.
Penampakan hantu korea Cheonyeo Gwishin digambarkan dengan wanita berambut sangat panjang dan mengenakan baju putih (baju tradisional korea, hanbok), wajahnya pucat dan darah menetes-netes dari sisi mulutnya, penampakan hantu korea ini bisa dilihat seperti pada film The Ring Virus (Sadako mode on). Karena misinya untuk menikah tidak terpenuhi, maka tidak mungkin baginya untuk menyeberang ke alam baka. Dikatakan bahwa hantu ini mengutuk pengantin baru, selain itu hantu ini juga dianggap mendatangkan penyakit atau kecelakaan. Satu-satunya cara mengenyahkan penampakan hantu korea ini adalah melakukan ritual pengusiran setan atau dengan menikahkan hantu perawan (Cheonyeo Gwishin) dengan hantu bujangan (Mongdal).

2. Jeoseung Saja (저승사자), Malaikat Kematian)
Hantu korea Jeoseung Saja atau diartikan Utusan dari Jeoseung adalah mahkluk halus yang menghisap jiwa dan membimbing jiwa-jiwa tersebut melewati hutan gelap berkabut menuju akhirat (Grim Reaper versi korea). Jeoseung bukanlah surga atau neraka, tapi merupakan tempat tujuan orang mati (kebalikannya disebut Yiseung, atau bumi).
Penampakan hantu korea Jeoseung Saja mengerikan karena masih merupakan bagian dari pemakaman dan perdukunan yang masih dipraktekkan di wilayah pedesaan. Secara tradisional, penampakan hantu korea Jeoseung saja digambarkan sebagai agen pemerintah yang korup yang mengancam akan menyalahgunakan jiwa yang meninggal dalam tahanan, kecuali mereka disuap dengan persembahan.

3. Dokkaebi
Jika gwishin adalah penampakan hantu korea yang berupa arwah, ada juga penampakan hantu korea yang berupa monster yang disebut Dokkaebi. Penampakan hantu korea ini seperti tuyul atau goblin. Hantu korea ini mempunyai satu tanduk di kepalanya, dan selalu membawa tongkat ajaib yang bisa membuat apa saja dengan mantra tertentu. Dokkaebi bisa juga dianggap sebagai Goblin-nya orang Korea. Konon tanduk hantu korea bisa memberikan keberuntungan (penampakan hantu kok mirip doraemon??). Penampakan hantu korea ini tergolong lucu dan baik, dokkaebi suka usil pada orang jahat dan memberi berkah pada orang baik.
Hantu korea ini disebutkan pula sebagai roh benda-benda mati. Benda-benda yang umumnya bertransformasi sebagai hantu korea ini adalah barang sehari-hari yang telah ditinggalkan pemiliknya atau dalam keadaan tak terurus, misalnya saja sapu, alu, perapian. Menariknya, pohon yang diolesi darah seorang gadis juga bisa menjadi Dokkaebi.

4. Mul Gwishin
Hantu Korea yang disebut Mul Gwishin adalah penampakan hantu orang mati tenggelam

5. Dalgyal Gwishin
Hantu korea yang disebut Dalgyal Gwishin adalah penampakan hantu yang muncul dari tumpukan mayat dan berbentuk telur.

Rabu, 19 Oktober 2011

Apa Komentar Psikolog tentang “Fangirls”?



Bagaimana jawaban seorang psikolog ketika ditanya mengenai fenomena “fangirls” di dunia entertainment Korea?


Seorang psikolog mengatakan:
“Jangan meremehkan anak-anak yang mengejar selebriti Korea, hati mereka lebih murni daripada orang lain, mereka mencintai dengan tulus, mereka akan melakukan yang terbaik untuk mengatasi rintangan yang sulit, hambatan bahasa dan budaya. Mereka melambangkan perdamaian, mereka tidak mendiskriminasi berdasarkan ras, mereka berteman dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama dari berbagai negara, mereka lebih bergairah dan hangat dibandingkan dengan orang lain. Mereka tidak mengkhianati orang yang mereka sukai dengan mudah, mereka gigih dan tidak mudah menyerah. Mereka lebih kuat daripada orang lain di dalam, karena ketika mereka mencintai bintang-bintang Korea, mereka mengalami sesuatu yang tidak pernah dialami selama hidupnya. Mereka semua anak-anak yang sensitif, mudah tersentuh, dan mudah menangis untuk waktu yang lama karena satu insiden.


Melalui investigasi, sebagian besar dari mereka memahami makna bersyukur. Cara berpikir mereka berbeda dari orang lain, mereka tidak mudah terbawa oleh cinta, mereka tidak pernah berpikir untuk melakukan hal-hal buruk, dan kriteria mereka saat mencari pasangan sangat tinggi, selain penampilan, kepribadian lebih penting, jadi tingkat perkawinan tidaklah tinggi, begitu juga dengan tingkat perceraian.
Memori mereka sangat baik, mereka dapat dengan mudah mengingat lirik korea yang tidak mereka mengerti, dan kemampuan koordinasi mereka juga sangat kuat. Kebanyakan dari mereka adalah anak-anak ceria, bukan tipe yang mengurung diri sendiri. Ketekadan mereka juga sangat kuat, mereka mampu bertahan dan melakukan berbagai upaya untuk membeli sesuatu yang berhubungan dengan selebriti yang mereka sukai.


Singkatnya, cara berpikir anak-anak ini sangat berbeda dari orang lain, dan pikiran mereka tidak mudah untuk dipahami. Umumnya, hanya mereka yang memiliki ketertarikan yang sama yang mampu memasuki dunia mereka.”


Source+Original Article (on pic): http://i52.tinypic.com/am9jba.png
Eng-Trans: sixbyul.tumblr.com
Indo-trans/Shared by: pinkrazy.wordpress.com

Sabtu, 15 Oktober 2011

Love in Korean Language


1. 사랑 ( sarang ) dalam bahasa Korea artinya cinta .
2. 사랑 하다 ( sarang hada ) = mencintai. kata ini disebut Verb base ( kata kerja dasar ). Dalam contoh sederhana : 나는
너를 사랑 하다 ( Naneun neoreul sarang hada ) ” aku mencintaimu “
3. 사랑해 ( sarang hae ) : kata ini digunakan untuk menyatakan ke akraban ( intimate ). sedangkan halusnya ( polite) adalah 사랑 해요 ( sarang haeyo ).
4. 사랑합니다 ( sarang hamnida ) : mencintai.digunakan dalam kalimat formal -hormat.저는 당신을 사랑합니다 ( jeoneun dangsineul sarang hamnida ) “saya mencintai anda “. Sedangkan dalam kalimat pertanyaan, 사랑합니다 ( sarang hamnida ) dirubah menjadi 사랑합니까? ( sarang hamnika ? )
Catatan :
a. Huruf akhir ( bachim ) ㅂ ( b/p ) ketika bertemu dengan ㄴ( n ) maka dibaca ㅁ ( m ).받침 ㅂ, ㅍ [p] + ㄴ [n] / ㅁ [m]
─> [m.n , m.?] / [m.m]
b. Dalam bahasa korea dikenal ada bahasa pergaulan ( 반 말 ) dan bahasa halus/hormat ( 존대 말 ).
5. 사랑 하시다 ( sarang hasida ) adalah bentuk kehormatan ( kromo inggil dlm bahasa jawa ).
6. 사랑 하지 못 하다 ( sarang haji mot hada ): tidak mampu mencintai
7. 사랑 할수있다 ( sarang hal suitda ) : bisa mencintai
8. 사랑 할 수없다( sarang hal sueopda ) : tidak bisa mencintai. kata ini adalah bentuk negatif dari sarang hal suitda. Secara umum lebih sering digunakan kata ”사랑 하지 못 하다 ( sarang haji mot hada ): tidak mampu mencintai.
Mungkin kita juga pernah mendengar kata di bawah ini :
9. 사랑 할수록 ( sarang hal surok ) = semakin mencintai , misalnya ada lagunya Boohwal 사랑 할 수록, yang liriknya : 너를 사랑하면 할 수록 ( neoreul saranghamyeon hal surog ) = semakin lama mencintai maka akan semakin sayang.
10.사랑한 다고 ( sarang han dago ) = ” ( aku bilang) aku mencintamu ” .는/은 다고 (-n/neundagoyo) adalah akhiran yang mengulangi pernyataan seseorang . Hal ini dapat digunakan untuk menekankan, menegaskan kembali, atau bila digunakan dalam bentuk pertanyaan, untuk mengkonfirmasi pernyataan sebelumnya.
Beberapa kata tentang cinta :
사랑에 빠지다 ( sarang ppajida ) = jatuh cinta
사랑을 고백하다( sarang gobaek hada )= pengakuan cinta
첫사랑 ( cheossarang ) = cinta pertama
사랑하는 ( sarang haneun ) = kekasih.
눈먼 사랑 ( nun meon sarang ) = cinta buta
깊은 사랑 ( kipeun sarang ) = cinta yang mendalam
사 랑 없는( sarang eopneun ) = tanpa cinta
사랑스러운( sarang sereoun ) = cinta yang berkesan,
순진한 사랑 ( sonjinan sarang ) = cinta murni
1. Ch’ônnun = pandangan pertama
2. Ch’ôssarang = cinta pertama
3. Kalsaek = coklat
4. Sarang = Cinta
5. Nae Yoja Chin-gu Ga Dwae-O Jullae = Maukah kau jadi pacarku?
6. Nôl kûriwohal gôya = Aku akan merindukanmu
7. Nôrûl hangsang saranghal gôya = Aku akan selalu mencintaimu
8. Nôl yôljunghanda = aku tergila-gila padamu
9. Nôl saranghanda = aku cinta padamu
10. Nôl saranghædo doeni? = bolehkah aku mencintaimu?
11. Dô mani saranghæ = cintai aku lebih banyak
12. Nôl joahajiman saranghaji ana = aku suka padamu, tapi aku tak mencintaimu lagi
13. Nôl saranghæssô = aku cinta padamu (dulu).(lampau)
14. Saranghada = mencintai (sangat)
15. Chohada = suka
16. Cho-a ha-da = menyukai
17. Yônae = asmara
18. Saranghanun = kekasih
19. Sarang-su-rop-ge = sayang
20. Sarang hae (yo) = Aku mencintaimu(tambahan yo = lebih sopan dan penuh penekanan)

Rahasia Romantis di Balik Tanggal 14 di Korea


14 Januari – Diary Day
Di hari ini, para pasangan kekasih akan saling memberikan diary atau buku agenda tahunan dan nantinya akan dipakai mencatat kejadian2 romantis selama setahun antara mereka berdua…

14 Februari – Valentine’s Day
Berbeda dengan budaya hari Valentine di negara-negara Barat, di Korea, pada hari Valentine adalah saatnya para gadis memberikan coklat pada pria yg mereka sukai atau taksir atau gebet selama ini dan menyatakan perasaan cinta mereka. Hidup Emansipasi Wanita !!!

14 Maret – White Day

Nah, kalau ini masih merupakan kelanjutan tgl 14 Februari. Setelah para gadis atau wanita yg memberi coklat dan menyatakan cinta, tgl 14 Maret gantian para pria yg memberikan coklat atau bunga atau boneka lucu atau kado spesial apapun kepada wanita yg mereka cintai. Dan biasanya ini disebut hari menjawab cinta yg dinyatakan oleh para gadis sebulan sebelumnya.

14 April – Black Day

Nah, kalau 14 Maret adalah hari yg menyenangkan bagi para wanita, tidak begitu dgn tgl 14 April. Artinya, jika mereka yg nembak si cowok tgl 14 Februari lalu dan tidak mendapat jawaban pada hari itu, maka mereka akan merayakan hari buruk tsb sebulan setelahnya, ya tgl 14 April ini. Tidak hanya mereka yg cintanya ditolak yg merayakan hari ini, tapi semua jomblowan dan jomblowati merayakan hari ini. Biasanya, mereka akan ‘merayakannya’ dengan makan jjangmyun a.k.a sup mi hitam atau makanan2 lain berwarna hitam.

14 Mei – Rose Day atau Yellow Day

Pasangan2 kekasih bertukar mawar dan mereka yg masih jomblo akan ngumpul bareng dan makan kari bersama untuk ‘merayakan’ kebersamaan mereka sebagai jomblo (bahasa kita JOJOBA aka jomblo2 bahagia gitu deh) Dan, biasanya, mereka akan memakai baju2 berwarna kuning, ya sesuai nama harinya, Yellow Day.

14 Juni – Kiss Day
MWO ???!!! Jangan jantungan ya Chingu… Sesuai namanya, pada hari ini, para pasangan kekasih jalan bersama dan diakhiri dengan menyatakan cinta pada pasangan mereka dan mereka pun berciuman dengan amat mesra. Aih, anak2 di bawah umur pasti pada dikunciin di rumah ama ibunya deh tgl 14 Juni ini.

14 Juli – Silver Day

Nah, para pasangan akan bahagia banget pada 14 Juli. Karena mereka bisa dengan bebasnya meminta teman2 mereka mentraktir pasangan ini untuk berkencan. Maksudnya, kencan pasangan2 pada Silver Day ini dari makan, nonton atau apapun yg akan dilakukan saat kencan itu akan dibayari oleh teman2 mereka. Duh, seneng amat ya… Kok, ya temen2nya baik banget mau ngebayarin pasangan temennya ini… Dan karena namanya Silver Day, para pasangan akan bertukar hadiah yg terbuat dari perak dan akan mengumumkan kepada teman2 mereka kalau mereka pacaran.

14 Agustus – Green Day
Bukan… ini bukan hari perayaan band Amerika, Green Day. Tapi, pada hari ini, para pasangan akan jalan2 dengan pakaian berwarna hijau dan berkencan ke taman-taman kota atau mungkin yg ekstrem jalan2 ke hutan belantara. kekeke… Selain itu, mereka akan minum soju atau arak beras berama dan bersenang-senang.

14 September 0 Photo and Music Day
Ayo tebak…. Apakah yg akan terjadi pada para pasangan di hari ini ??? Yup, para pasangan kekasih akan berfoto bersama, biasanya dengan kamera yg fotonya langsung jadi itu (instant camera) atau berfoto di photobox. Biasanya, akan dipilih tempat2 spesial yg bermakna dalam hubungan mereka. Dan pada sore harinya, bersama dengan teman-temannya, mereka pergi ke noraebang atau tempat karaoke atau klub malam untuk bersenang-senang.

14 Oktober – Wine Day

Pada hari ini, pasangan kekasih akan berkencan dan sambil makan malam dan minum wine bersama.

14 Nopember – Movie Day and Orange Day

Para Pasangan akan pergi ke bioskop untuk menonton film yg spesial bersama dan akan memakai baju berwarna oranye.

14 Desember – Hug Day
Yup, dari namanya, pasti Chingu dah ngerti dong. Jadi, di Hug Day ini, para pasangan akan berpelukan. Tidak hanya para pasangan, tapi juga kita bisa memeluk orang2 yg kita ayangi lainnya, orang tua, keluarga, saudara, teman dan siapa saja. Dan biasanya akan ada beberapa seleb yg akan mengadakan Hug Day ini dengan memberi fanservice memeluk mereka. Selain untuk mengungkapkan rasa cinta dan sayang, Hug Day ini juga untuk saling menghangatkan di hari2 musim dingin yg amat dingin.

EXTRA :

24 Oktober – Apple Day
Selain Black Day, Apple Day adalah hari romantis yg sedih. Jadi, di Apple Day ini, biasanya para pasangan yg melakukan kesalahan akan meminta maaf pada pasangannya sambil memberikan sebuah apel sebagai tanda minta maaf. Tidak hanya pasangan kekasih sih, bisa juga pada keluarga, saudara, teman, guru, dan siapapun orang yg pernah jadi korban kesalahan kita.

11 Nopember – Pepero Day

Pepero itu adalah biskuit panjang (lihat foto bawah) yg nanti kalo makan dicelupin ke sirup coklat. Pepero sendiri diproduksi Lotte Confectionery di Korea Selatan sejak 1983. Produk ini diinspirasi oleh sebuah produk di Jepang bernama Pocky yg diproduksiGlico. Nah, sejak 2007, Pepero dijual dalam 10 raa berbeda, ada rasa coklat, stroberi, coklat almond, isi coklat, isi keju lemon, cocoa, krim lembut, keju, Topic, dan produk klasik bernama “Woman in White” dan “Man in Black”

Nah, Pepero Day sendiri adalah hari yg mirip hari Valentine, tapi bedanya diadakan tgl 11 Nopember, atau dikenal juga 11.11 Day. Kenapa dipilih hari itu ??? Karena dalam satu bungkus Pepero ada 4 stick biskuit, jadi keempat angka itu menggambarkan isinya, dan kenapa angka 1 ??? Karena bentuk Pepero yg seperti angka satu.

Pepero Day itu termasuk hari libur loh, dan dirayakan oleh kebanyakan generasi muda dan pasangan2 kekasih dengan bertukar snack Pepero, permen atau kado romantis.

Tapi, pihak Lotte menolak kalau mereka lah yg menentukan munculnya hari libur itu, namun mereka mengatakan kalau pada tanggal itu penjualan mereka meningkat dan akhirnya melanjutkannya dengan penjualan bungkusan edisi khusus pada 11 Nopember tiap tahunnya. Dan biasanya, pada tgl ini penjualan Pepero meningkat 55 %.

Beberapa pihak lain tidak menyetujui hari libur ini. Alasan utamanya adlaah dari para guru, karena menurut mereka kalau makan Pepero bisa membuat timbulnya obesitas. Dan banyak pihak lebih menyarankan Garaetteok Day , yaitu merupakan salah satu tipe makanan kue beras yg dibuat dari tepung beras yg kebanyakan dipakai adalah yg tepung yg tidak lengket, lalu dibentuk panjang2 dan dikukus

Rabu, 12 Oktober 2011

Budaya Kelulusan Sekolah di Korea!



Graduation Day

Bulan Februari merupakan bulan dimana diselenggarakannya upacara-upacara kelulusan di sekolah-sekolah di Korea, ditengah dinginnya musim dingin di sana. Upacara kelulusan di Korea agak berbeda dengan upacara-upacara kelulusan kebanyakan sekolah di Indonesia dimana upacara kelulusan di sana bersifat formal dan jauh dari pesta hura-hura.
Umumnya upacara kelulusan dimulai pada jam 10 atau jam 11 dipagi hari dan biasanya diselenggarakan di dalam gedung. Para siswa mengenakan pakaian sekolah biasa pada acara kelulusan ini.
Rasa nasionalisme orang Korea memang hebat, terbukti dengan adanya pengucapan janji setia terhadap bendera Korea ketika acara dimulai. Acara biasanya dilanjutkan dengan kepala sekolah memberikan piagam kelulusan terhadap perwakilan siswa atau ketua dewan siswa lalu memberikan berbagai macam penghargaan terhadap siswa-siswa yang berprestasi.
Acara yang unik dari kelulusan di Korea adalah Song-sa dan Dap-sa. Song-sa merupakan pidato berdurasi sekitar 5 menit oleh perwakilan adik-adik kelas. Isi pidatonya ialah kesedihan karena kepergian senior mereka yang lulus, janji untuk bertemu lagi, dan janji untuk terus melakukan yang terbaik sepeninggalan kakak kelas mereka. Setelah itu baru Dap-sa, yaitu pidato yang diberikan oleh perwakilan yang lulus, biasanya berisi kesedihan karena meninggalkan sekolah, ucapan terimakasih terhadap guru dan orang tua, ucapan-ucapan perpisahan terhadap teman, serta harapan mereka akan kehidupan yang baru. Biasanya siswa yang melakukan Song-sa dan Dap sa menangis saat pidato.
Upacara kelulusan berakhir dengan menyanyikan lagu kelulusan yang cukup sedih, serta lagu sekolah. Kemudian setelah penutupan, dilakukan perpisahan dengan guru dan sahabat, serta berfoto bersama.
Tepung, Bukan Coret-Coret
Berbeda dengan di Indonesia dimana ada budaya corat coret dan saling menandatangani seragam sekolah sebagai tanda berakhirnya menggunakan seragam. Di Korea, mereka biasanya saling melempar telur dan tepung setelah kelulusan.

Etika Makan Masyarakat KOREA


Setiap negara mempunyai kebudayaan dan adat istiadat sendiri baik itu dari bersikap, berperilaku hingga etika makan dan sebagainya. Masing-masing mempunyai aturan sendiri sesuai kebiasaan masyarakat dan ajaran dari peninggalan para leluhur. Seperti yang terjadi di negara Korea.
Di Korea, orang tua adalah orang yang paling dihormati itupun juga berlaku untuk para tamu. Mereka adalah orang-orang yang harus diperlakukan dengan hormat dan mempunyai hak untuk memakan hidangan terlebih dahulu. Disana peralatan yang sering digunakan adalah mangkuk dan sumpit sehingga ketika makan mangkuk tetap berada di meja sedangkan sumpit digunakan untuk menyuapkan makanan ke mulut. Karena mengangkat mangkuk ketika sedang makan merupakan tindakan yang dinggap tidak sopan.




Letak Posisi Meja Makan
Orang Korea biasanya makan dengan duduk di bantal (tanpa kursi) pada meja yang rendah dengan posisi kaki menyilang (menyila).
Makanan dimakan dengan sumpit dari stainless steel (jeotgarak) dan sendok panjang (sutgarak); set sumpit dan sendok ini dinamakan sujeo (gabungan sutgarak dan jeotgarak), namun sujeo dapat juga diartikan sebagai sendok saja. Tidak seperti bangsa pengguna sumpit lain, orang Korea sudah menggunakan sendok sejak abad ke-5 Masehi.
Tidak seperti orang Tionghoa atau Jepang, mangkuk nasi dan sup tidak boleh beranjak dari meja dan mereka memakannya dengan sendok. Banchan (lauk pauk) dimakan dengan sumpit. Pengaturan yang umum biasanya seperti berikut:
Nasi untuk perorangan disediakan dalam mangkuk kecil yang lebih tinggi dari diameternya. Sup hangat disediakan dalam mangkuk yang lebih besar dan lebar (di sebelah kanan nasi), seringkali jjigae atau makanan jenis berkuah lain dimakan bersama dari panci besar di tengah-tengah meja. Set sendok panjang stainless steel untuk nasi dan sup, dan sumpit untuk banchan (di sebelah kanan sup).
Hidangan lauk banchan yang bervariasi disediakan dalam mangkuk-mangkuk kecil. Tergantung pada setiap rumah tangga, minuman bisa saja disediakan atau tidak disediakan. Air es biasanya disediakan saat makan bersama keluarga. Dalam lingkungan umum (misal restoran), disediakan air atau minuman tradisional (“teh” biji-bijian seperti teh barley, sementara teh biasa kurang disukai saat makan karena rasanya tidak cocok dengan nasi atau banchan yang pedas). Minuman lain yang umum saat makan adalah soju. Setelah makan, minuman penyegar yang disediakan contohnya soojunggwa atau shikhye. Minuman yang disajikan berbeda-beda berdasarkan musim dalam setahun.


Etiket makan tradisional
Orang tua, yang dihormati, dan tamu harus diperlakukan dengan hormat dan mempunyai hak untuk memakan makanannya paling dulu. Bagi mereka ini, umumnya disediakan hidangan yang terbaik. Orang Korea tidak mengangkat mangkuk nasi dan sup mereka dari meja. Etiket mengharuskan mangkuk tetap di meja dan sendok/sumpit digunakan untuk menyuap makanan ke mulut. Mengangkat mangkuk dengan tangan dianggap tidak sopan, kecuali dalam beberapa keadaan yang cukup longgar, hal itu masih bisa diterima. Pada zaman dulu, kaum bangsawan (yangban) makan dengan meja yang mewah sementara kebalikannya, petani menikmati makanannya di tengah ladang.


Perilaku tidak sopan saat makan:
1. Menghembuskan napas dari hidung ke meja,
2. Mendahului makan sebelum orang tertua,
3. Mendirikan sumpit atau sendok ke atas, karena melambangkan dupa yang dibakar saat upacara kematian,
4. Menancapkan makanan dengan sumpit dan mengambil makanan dengan tangan (ada makanan yang boleh diambil dengan jari tangan, namun banchan tidak diperbolehkan),
5. Menggunakan sumpit dan sendok pada saat bersamaan (hanya boleh dengan satu tangan),
6. Menggunakan sumpit atau sendok dengan tangan kiri, Membuat suara berisik saat mengunyah makanan atau memukul mangkuk dengan alat makan,
7. Mengaduk-aduk nasi atau sup dengan sendok/sumpit,
8. Mengaduk-aduk lauk pauk dengan sendok/sumpit,
9. Menyelesaikan makan terlalu cepat atau terlalu lambat,
10. Minum minuman menghadap ke orang tua (Ini sangat tidak sopan, seseorang harus memutar posisi ke arah lain/sebelahnya)
11. Menerima minuman dari orang tua dan dihormati dengan kedua tangan, seharusnya tangan kiri diletakkan ke dada dan tangan kanan memegang tempat minum/cawan saat minuman dituangkan.
12. Dalam situasi informal, peraturan-peraturan ini kurang begitu penting.
13. Dalam acara makan keluarga, anak-anak diajari oleh orang tua tentang cara dan etiket makan tradisional.
14. Berbicara saat mengunyah makanan tidak apa-apa, selama mulut tidak dibuka. Adalah tidak sopan saat makan berbicara dengan mulut terbuka. Namun, jika berbicara saat makan, orang Korea terbiasa menjawab dengan hanya mengangguk-anggukkan kepala atau menyebut “mm” sebagai kata “ya” dan tidak membuka mulut. Menyantap/menyeruput sup dengan suara berdesis sangat dianjurkan. Orang korea akan memberi komentar terhadap tamu yang sangat diam saat makan (jika ia tidak bicara), supaya ia tidak terus berpacu menyantap makanan jika ia berhenti makan untuk berbicara.


Peraturan lain yang harus diingat adalah orang-orang tua atau yang dihormati tidak perlu harus mengikuti tata-cara itu, namun orang lain diharuskan. Ini dikarenakan hal terpenting dalam makan adalah menunjukkan rasa hormat dan sopan kepada yang berada diatas kita. Hal ini tidak berlaku saat makan sendirian atau dengan teman-teman.
Dalam makan malam tidak diharuskan menghabiskan semua porsi lauk pauk yang disediakan, namun nasi individual harus dihabiskan. Menyantap makanan terlalu cepat akan membuat tuan rumah berpikir bahwa makanan yang disediakan tidak cukup. Selain itu menyisakan lauk dalam jumlah banyak adalah tidak sopan karena dianggap membuang-buang makanan.
Pada saat di restoran, seorang Korea cenderung membayar semua makanan semua orang dalam suatu kelompok. Biasanya yang dibayari akan membayar saat makan selanjutnya. Banchan yang bermacam-macam biasa dipesan dan disajikan dalam porsi kecil dan akan dipenuhkan lagi jika sudah habis. Tidak apa-apa untuk meminta tambahan lauk.

Arti Kata Oppa




Pecinta k drama pasti sering dengar kata Oppa. Ada yang menyebutnya dengan formal ada juga yang menyebutnya dengan nada manja, Oppaaaaaa. Sekarang kita sedikit-sedikit kudu tau tentang Oppa ini dalam hubungan sosial masyarakat Korea sono.


Oppa adalah kata-kata sederhana tapi berjuta maknanya (duileh). Arti sebenarnya sih mudah, kakak/abang laki-laki.


1. Oppa sebagai kakak. Oppa dalam arti sebenranya adalah hubungan darah, seorang adik (wanita) memanggil sang abang. Kata Oppa juga berlaku untuk saudara kembar. Contoh Go Mi Nyu memanggil saudara kembarnya (yang laki-laki dan lahir lebih awal) Go Mi Nam dengan sebutan Oppa (k drama you are beautiful)


2. Oppa sebutan untuk laki-laki lebih tua. Seorang wanita bisa juga memanggil laki-laki lebih tua darinya dengan sebutan Oppa. Lebih gampang lagi jika gadis kecil memanggil dengan sebutan ini. Tapi, beranjak dewasa dia harus mempertimbangkan lagi hubungannya dengan laki-laki yang disebut Oppa itu apakah hubungan mereka masih cukup dekat untuk dipanggil Oppa. Jika tidak, maka memanggil dengan panggilan yang berjarak seperti Sunbae (senior), pekerjaan si laki-laki atau namanya ditambah penyebutan –ssi di belakang namanya cukup membantu. Panggilan Oppa ini juga bisa berakibat si laki2 yang disebut Oppa ini akan berusaha menjaga si gadis yang memanggilnya demikian.


3. Oppa dalam bentuk lebih formal lagi adalah oraboni. Biasanya kita bisa liat di k drama saeguk (sejarah) wanita akan menyebut si kakak atau abang kandungnya dengan sebutan oraboni. Tapi dalam konteks tertentu seperti Joo Yu Rin (my Girl) menyebut gong chan oraboni bukan oppa. Saat itu Yoo rin berlaku sebagai adik sepupu pura-pura. Untuk memanggil Oppa mereka tidak terlalu dekat. Gong Chan juga sikapnya dingin. Sehingga Yoo Rin mengambil jarak dengan memanggilnya oraboni.


4. Oppa untuk sebutan romantis. Banyak gadis yang menyebut pacarnya (yang lebih tua) dengan sebutan Oppa (in a romantic way) dengan intonasi manja seperti, Opaaaaaaaa! Menggelikan kadang terdengarnya. Tapi buat pria Korea ternyata hal itu bisa bikin mereka layaknya super hero bagi pacarnya dan biasanya hal itu berhasil, si pria akan memenuhi permintaan sang pacar ^^ 


Contoh dari k drama TRIPLE (aku lum nonton) si tokoh ceweknya HARU memanggil sebutan berbeda untuk tiga pria. Menyebut Oppa untuk saudara tirinya Hwal. Menyebutnya Ahjussi pada Hyun Tae teman Oppa-nya. Setelah semakin dekat dia pun memanggil Hyun Tae Oppa. Dan hal itu membuat si pria senang bukan kepalang, sebab lebih menyenangkan menjadi Oppa daripada Ahjussi (om/paman) ^^ 


Haru di sini juga memanggil tokoh cowok yang suka dengan dirinya dengan sebutan Oppa yang diperankan oleh Song Joong Ki sehingga dengan mudah tokoh Song Jong Ki melakukan PDKT dengan Haru.


Dalam K drama Cinderella Sister Hyo Sun suka pada Ki Hoon dengan memanggilanya Oppa. Selain menghormatinya, bagi Hyo Sun, Ki Hoon adalah segalanya. Sedangkan tokoh Eun jo ini tidak pernah berbahasa formal dengan siapapun. Apalagi memanggil Oppa pada Ki Hoon. Sekalinya Eun Jo memanggil Ki Hoon dengan sebutan Oppa, tentu saja membuat mata Hyo Sun terbelalak..Nggak percaya!


Di k drama Bad Guy, tadinya Monae memanggil Gun Wook dengan sebutan ahjussi sebelum tahu namanya. Setelah bertemu beberapa kali Monae memanggil Gun Wook Oppa. Setelah pacaran Monae menyebut Oppa saja ^^


Jadi semakin dekat hubungan, semakin gampang kita memanggil seseorang dengan sebutan Oppa.


Anehnya saya nonton Geum Soon (k drama Be Strong Geum Soon) memanggil dr Jae Hee yang beda 7 tahun dengan sebutan Ahjussi. Tidak pernah berubah menjadi Oppa. Dan sampai mereka menikah pun tetep Ahjussi sampai2 dr Jae Hee protes dan minta Geum Soon panggil dia Yeobo (suamiku/sayangku) hehe 

"KATA - KATA CINTA VERSI KOREA"


Bi ounen narun usani dwejulkke (Di hari yang hujan, aku akan menjadi payungmu)
Gottaga jichil ttaen jagun uijado dweljulkke (Ketika kamu lelah berjalan, aku bahkan akan menjadi kursimu)

>>>Yongwonhi norul seangil igasumman pumgo sara galkkoya (Aku akan hidup selamanya denganmu di hatiku)

>>>Oppa Saranghae, imal hatjima (kakak aku mencintaimu, jangan lupakan perkataanku ini)

>>>Jinan shiganeul semyeo apa woolji malgo. Jinan babo gateun sarang geuriweo malgo (Jangan menangis dalam kesakitan menghitung waktu yang berlalu. Jangan merindukan cinta bodoh yang sudah berlalu).

>>>Saranghae, saranghae. Hwanaedo gwaenchanha, yokhaedo gwaenchana. (aku mencintaimu, aku mencintaimu. Meskipun anda marah tidak apa-apa, meskipun anda memarahi saya tidak apa-apa).

>>>Geureomnikka jebal nat tteonajima. Gajima na saranganhaedo dwae. Naega deo manhi saranghamyeon deonikka (Jadi jangan tinggalkan saya jangan pergi. Anda tidak harus mencintai saya. Saya hanya akan mencintai anda sendiri)

>>>Dashineun ireoke sarang an halgeoya. Jiuda jiuda neorul jiwo buda neol ggeutnae mot ijeum yeon (Saya tidak pernah menginginkan cinta seperti ini. Ketika saya mencoba menghapus dan menghapusmu lagi, saya akan berhenti karena kenyataanya saya tidak bisa melupakan tentangmu)

>>>Jigeum daraseo neoege julgeon nunmul ppunide. Sasireun sasireun najigeum ulgo isseo geoteura aesseo useo boyeodo~ (Untuk anda yang telah meninggalkanku, saya hanya bisa memberikan air mata. Sebenarnya, sebenarnya saya menangis sekarang meskipun anda melihat saya terseyum)

>>>Gyeote isseul jagyeokhado eomneun nan janha. Haengbokhagireul. Deon beon dashineun majaochiji malja. (Saya tidak pantas untuk anda. Saya harap kamu dapat bahagia. Mari kita tidak pernah bertemu lagi)

>>>Hanaman saranghanika. Hanamyon chungbunhanikka. (Aku hanya cinta kamu. Aku hanya bahagia jika bersamamu.)

>>>Geogjongma itjanna. Usel ttae ni gippem dubaega dwaegae hemuke useikke. (Aku ada disampingmu. Ketika kamu tertawa mari kita tertawa bersama, agar kebahagian berlipat ganda)

>>>Gidarilkke na yeogi isseulge majimak sarang nan georan geol anikka (Ku akan menantimu, akan tetap disini, karena ku tahu kau adalah cinta terakhirku)

>>>Nuga naege mareul haedo neoman deuligo boineun nan eotteokhae ? (siapapun yang mengatakan padaku, aku hanya mendengar dan melihat engkau saja, aku harus bagaimana ?)

Gambaran Ringkas Islam di Negeri Gingseng (Korea)


Telah diketahui bersama oleh dunia bahwa Korea merupakan salah satu negara yang cukup maju di bidang teknologi. Berbagai produk elektronik Korea dengan kualitas yang lux membanjiri berbagai negara. Meski begitu, terdapat satu hal yang sering luput di negeri gingseng ini dari sorotan khayalak, yakni kehidupan beragama di negeri ini.
Buat kalian yang beragama islam dan mau sekolah disana, Info ini cukup untuk menambah pengetahuan kalian ^o^
Sebagaian besar masyarakat di korea tidak beragama (atheis), yang jumlahnya mencapai sekitar 45%. Kemudian, diikuti dengan pemeluk agama Budha (23%), Kristen (18%) dan Katolik (10%) secara berturut-turut [1]. Tidak lupa, terdapat satu masyarakat minoritas yang menganut agama tauhid yang berusaha untuk tetap eksis di tengah-tengah mayoritas masyarakat pada umumnya. Ya, kelompok minoritas tersebut adalah umat Islam. Islam pertama kali mulai dikenal di Korea sejak tahun 1955 dengan datangnya tentara Turki untuk misi perdamaian di bawah PBB. Mereka membangun sebuah tempat sholat sederhana dari tenda dan mengenalkan tentang Islam di Korea. Sejak saat itu, kaum muslimin mulai ada dan jumlahnya terus bertambah [2]. Meski demikian, sangat berbeda dengan di Indonesia, jumlah penduduk asli Korea yang beragama Islam sampai saat ini tidak lebih 0,1% dari sekitar 50 juta jiwa total populasi penduduk [3,4].
Di samping jumlah tersebut, terdapat sekitar 200.000 muslim pendatang dari berbagai negara di dunia, baik untuk bekerja, belajar, ataupun menetap di Korea [3].
Masjid
Masjid pertama yang dibangun di Korea adalah Seoul Central Masjid and Islamic Center yang berada di kota Itaewon. Masjid ini selesai dibangun dan dibuka untuk publik pada tahun 1974 [5]. Tidak hanya sebagai tempat sholat, di kompleks masjid juga dilengkapi dengan kantor, ruang kelas, sekolah, dan aula untuk konferensi. Hal ini dimaksudkan agar masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat sholat saja, namun juga sebagai pusat dakwah dan pendidikan. Sebagai contoh, program pengobatan gratis diadakan secara rutin untuk masyarakat umum di kompleks masjid ini. Segala kegiatan ibadah dan aktivitas dakwah dikoordinasi oleh Korean Muslim Federation (KMF). Mengingat sebagian besar jumlah kaum muslimin yang di Korea adalah pendatang, maka seluruh aktivitas ibadah di masjid meliputi sholat jumat, idul fitri dan yang lainnya, disampaikan dalam 3 bahasa, yakni arab, inggris dan korea.
Sampai sekarang ada sekitar 21 masjid/islamic center yang tersebar di beberapa pusat kota di Korea, yang seluruhnya dibawah koordinasi oleh KMF [6]. Selain masjid dan islamic center, beberapa universitas/perusahaan menyediakan ruangan untuk tempat sholat bagi mahasiswa maupun karyawannya. Adapun di sebagian besar tempat, tidak pernah dijumpai tempat sholat khusus, sehingga kebanyakan kaum muslimin menjalankan sholat saat datang waktunya di mana saja, asalkan suci.
Makanan
Untuk mendapatkan makanan halal di negeri ini tidak sulit. Hampir di setiap kompleks masjid, terdapat toko muslim yang menyediakan berbagai macam makanan halal dari berbagai negara. Di samping itu, terdapat toko khusus yang menjual daging halal yang disembelih secara islami.
Terkait makanan kemasan produksi Korea, perlu kehati-hatian dalam memilih, karena sebagian besar makanan kemasan mengandung babi atau turunannya. KMF sudah mengeluarkan list makanan-makanan kemasan yang sudah dicek kehalalannya. Terdapat list makanan yang bisa dikonsumsi secara aman dan makanan yang mengandung yang haram. Adapun di luar list tersebut, pembeli harus mengecek sendiri kandungan penyusun makanan tersebut.
Masyarakat korea sangat gemar untuk makan daging. Sehingga sebagian besar restoran memiliki menu utama daging, baik babi, sapi, maupun ayam. Mengingat penyembelihan sapi dan ayam tidak mengikuti syariat Islam, kaum muslimin cenderung memilih menu sayuran dan ikan tatkala mengikuti jamuan makan bersama di restoran korea. Adapun di sekitar kompleks masjid/islamic center, terdapat banyak sekali restoran yang menyajikan makanan halal dari berbagai negara.
Budaya
Ada dua hal positif yang sangat kentara di kehidupan masyarakat Korea, yakni kerja keras dan kebersamaan. Hal ini berlaku untuk setiap komunitas, baik universitas, perusahaan, maupun yang lainnya. Namun begitu, kedua hal tersebut bisa menjadi masalah bagi seorang muslim jika tidak bisa hati-hati dalam bersikap. Terkait yang pertama, bagi sebagian besar orang Korea yang tidak beragama, kehidupan hanya untuk mendapatkan kesenangan hidup. Tidak ada hal khusus lain setelahnya. Oleh karena itu, sebagian waktu mereka hanya untuk mengejar tujuan ini. Tidak aneh jika dijumpai sebagian dari mereka cenderung menerapkan hal tersebut kepada bawahannya, baik karyawan maupun mahasiswa. Sehingga, untuk beberapa kasus, banyak diantara karyawan atau mahasiswa yang bekerja di luar jam wajib kerja untuk mengejar tuntutan hasil maksimal. Hal ini kadang melalaikan kewajiban mendasar untuk urusan akherat. Sehingga, pandai dalam mengatur waktu adalah kunci utama untuk mendapatkan kesuksesan, baik di dunia dan akherat.
Untuk yang kedua, terkait kebersamaan. Dalam beberapa kesempatan, kegiatan bersama sangat sering dilakukan. Hal ini cukup baik untuk meningkatkan keakraban antar anggota dalam komunitas tersebut. Namun begitu, tidak semua kebersamaan bebas dari masalah. Salah satu yang sangat kentara adalah saat kegiatan makan bersama dalam situasi tertentu, misalnya menyambut anggota baru, liburan akhir tahun, atau yang lainnya. Jika sekedar jamuan makan bersama saja, tentu tidak menjadi masalah, karena seorang muslim dapat memilih menu sayuran atau ikan. Namun, sudah menjadi hal yang lumrah, bahwa jamuan makan di negeri ini juga diiringi dengan sajian khomr. Adalah suatu hal yang sudah umum, menurut budaya di Korea, di mana seorang bawahan, termasuk murid dalam hal ini, harus menuangkan khomr ke gelas atasannya. Hal ini tentu tidak patut dilakukan bagi seorang muslim. Ditambah lagi, setelah selesai makan di restoran, biasanya dilanjutkan dengan pergi bersama ke bar untuk menyanyi bersama atau sekedar ngobrol, tentu ditemani dengan khomr lagi. Oleh karena itu, penolakan secara halus dengan menjelaskan secara baik harus dilakukan,
Menjadi Muslim di Korea
Bagaimanakah menjadi seorang muslim di Korea? Menurut hemat penulis, sebagai seorang pendatang, menjadi seorang muslim dan tinggal di Korea tidaklah sulit (meski juga tidak bisa dikatakan mudah). Secara umum, tidak ada hambatan berarti untuk menjalankan segala aktivitas ibadah. Di samping itu, untuk mendapatkan makanan yang halal dan baik, juga tidak sulit. Di sisi lain, masyarakat Korea cenderung tidak terlalu peduli dengan masalah agama, dan menghormati pemeluk agama lain. Sehingga, jika mereka mengetahui ada seorang yang ingin menjalankan ibadah dengan baik, mereka tidak akan ambil pusing dan beberapa diantaranya akan cenderung untuk mendukung (dengan menyediakan tempat dan yang lainnya). Meski demikian, sangat boleh jadi ada beberapa kasus yang berbeda dari hal ini di luar sepengetahuan penulis.
Bagaimana dengan penduduk asli? Hasna Bae, seorang mahasiswa (23 th) menyebutkan bahwa menjadi seorang muslimah di Korea tidak bisa dikatakan mudah. Hal ini dikarenakan jumlah kaum muslimin sangat sedikit, sehingga perbedaan cara hidup, baik dalam pakaian, makanan atau hal lainnya menjadikan mereka sangat kentara dan menjadi pusat perhatian dibandingkan yang lainnya. Yu Hyun Il (22 th), presiden asosiasi mahasiswa muslim di Hankook University of Foreign Studies (HUFS), menyebutkan bahwa hal yang paling sulit bagi dia adalah terkait dengan makanan dan minum khomr di bar. Terkait makanan, dia hanya bisa memilih menu sayuran dan ikan saat makan di restoran. Di samping itu, dia tidak pernah diajak pergi bersama ke bar, karena dia tidak ikut minum khomr. Jika dia ikut, terkadang suasana menjadi aneh dan tidak menyenangkan. Hal laen yang sangat berat dirasakan adalah menghilangkan opini masyarakat tentang Islam. Tatkala ada berita tentang pengeboman yang mengatasnamakan Islam dan jihad, sebagai contoh serangan 11 September di Amerika, masyarakat awam berfikir bahwa Islam mengajarkan kekerasan dan pengeboman untuk jihad. Banyak masyarakat awam Korea yang tidak tahu, menjadi takut dan cenderung menjauhi Islam dan pemeluknya karena hal ini. Oleh karena itu, sebagai penduduk asli yang beragama Islam, mereka berusaha keras menjelaskan kepada masyarakat awam bahwa Islam sangat melarang kekerasan, pengeboman dan hal semacamnya. Dan alhamdulillaah, Lee Ju-hwa, Ketua Dakwah dan Pendidikan KMF, menyebutkan bahwa sebagian besar masyarakat Korea sekarang bisa memahami [2]. Meski hidup sebagai seorang muslim bagi warga asli Korea terlihat berat, merea sangat bangga menjadi seorang muslim. Hasna bae, yang sedang kuliah di bidang metal design, menyebutkan bahwa dia mencari pekerjaan di bidang tersebut tanpa mengenyampingkan agamanya. Saat dia di tanya, “Apakah Anda akan menyembunyikan keyakinan Anda untuk mendapatkan pekerjaan?” Dia menjawab, “Never. I do not want to work for a company that doesn’t respect its employee’s religion anyway” [3].
—————————————-
ditulis oleh Dwi A, mahasiswa Korea Institute of Science and Technology, Korea

Release Radar Spotify 28 Apr 2024

  Music of English, Italian, Romanian, Spanish 1. Kriss Kross Amsterdam, INNA - Queen of My Castle 2. Baby K - Fino al Blackout 3. Tananai, ...