Kamis, 29 April 2021

Ulasan Buku "Sejarah Dunia yang Disembunyikan"

 Sejarah Dunia yang Disembunyikan


Judul buku aslinya dalam bahasa Inggris adalah The Secret History of the World, ditulis oleh Jonathan Black, nama pena dari Mark Booth. Buku aslinya terbit pada tahun 2007, dan aku membeli versi terjemahan bahasa Indonesianya cetakan ke-15 yang diterbitkan tahun 2019.

Awalnya kukira buku ini memuat fakta dari misteri sejarah dunia secara material dan sedikit spiritual yang mendalam. Namun, ternyata sebaliknya, spesifik tentang spiritual lebih ke esoteris. 


Aku sedikit bosan ketika awal-awal membaca penciptaan matahari, bulan, bumi lalu manusia. Hal ini memang sangat banyak versi kalau mau diambil dari beberapa latar belakang, keyakinan dan sudut pandang. Sangat aneh ketika pertama membaca bab ini dan aku kurang tertarik membahasnya. Mirip mitos atau cerita-cerita dari Yunani, Eropa, India, namun memberikan kepastian dan keterkaitan dengan penjelasan-penjelasannya. Aku terus membaca buku ini karena satu bab saling berhubungan dan berlanjut. Aku tidak sabar menantikan misteri apa yang terjadi setelah masehi dan sekitar tahun 1500an. Banyak tokoh terkenal yang dianalisis keterkaitannya dengan esoteris. 


Setelah membaca keseluruhan buku, hal-hal yang dimuat hanya terjadi terbatas di kawasan Eropa, Rusia, India, Mesir, dan Amerika. Sedikit sekali memuat peristiwa di Asia, Australia, Pasifik, dan Afrika. Buku ini sedikit membosankan karena banyak kata yang diulang sebagai pengingat hal-hal yang terjadi sebelumnya.

Untuk terjemahan buku ini masih kaku. Mungkin jika aku membaca versi aslinya pun, juga kurang bisa memahami karena banyak sekali filosofi dan misteri yang sangat aneh. Juga kata-kata puisi/syair/ayat yang mungkin akan sulit dipahami lebih dalam dari sudut pandang esoteris. 


Jika membaca buku ini akan cukup baik dalam menyeimbangkan, mengingatkan, bahwa dunia ini tidak hanya tentang material namun spiritual terutama kesadaran. Apa yang dimuat disini kebanyakan dari barat dan di luar Islam, jadi sangat baru dan berbeda dengan cerita yang sering diceritakan di Indonesia, terutama Jawa dan Islam. Tetapi pengarang memang "ingin pembaca mencoba berimajinasi bagaimana rasanya memercayai hal yang bertentangan dengan apa yang telah kita percaya sejak kecil hingga dewasa." Aku terheran membaca pemikiran atau hal-hal yang aneh dan sepertinya konyol.

Disini sudah diwanti-wanti bahwa mungkin seorang ilmuwan tidak akan menyukai sejarah ini dan sangat subyektif. 

Bagaimanapun, buku ini telah memberikan satu sudut pandang yang berbeda. Percaya tidak percaya, apakah semua ini benar? Di luar sana pasti ada beberapa kebenaran. Dan mungkin akan sulit diterima. Yang rahasia, memang adakalanya tetap diketahui oleh beberapa pihak saja dan bukan untuk umum karena akan dipandang sebagai pengacau, pembolak-balik fakta.


Ada banyak kata-kata tokoh yang diceritakan atau dari analisis pengarang yang bisa dijadikan kata-kata mutiara/pesan/quote:

"Ketika seseorang yang setia pada filosofi kuno dan rahasia mengatakan hal yang sangat mudah diingat: Kau pasti gila karena jika tidak, kau tidak akan datang ke sini." -hal. 15

"Kendatipun tiada materi, ruang, dan waktu pada awalnya, sesuatu harus terjadi untuk membuat yang lainnya bermula. Dengan kata lain, sesuatu harus telah terjadi sebelum ada apa-apa." -hal. 17 

"Kenangan harus cukup kuat untuk memungkinkan kita bertindak tanpa melupakan apa yang kita ingin lakukan, untuk belajar tanpa berhenti untuk menjdi orang yang sama, tetapi kenangan juga harus cukup lemah sehingga mengizinkan kita untuk teruals bergerak maju menuju masa depan." -Italo Calvino, hal. 31

"Begitu Anda mencoba memasukkan pikiran pada kata-kata, pikiran itu tidak lagi benar." -Schopenhauer, hal 42

"Jika hari ini dengan wajar kita berpikir tentang manusia-manusia yang berpikir, dalam zaman kuno mereka berpikir tentang Memanusiakan Pikiran-pikiran." -hal. 47

"Kita sering bisa percaya pada apa yang kita ingin percaya. Misalnya, kehidupan seseorang bisa kita anggap menyedihkan atau sebuah keberhasilan yang mengharukan tergantung pada bagaimana kita memilih untuk menilainya, apakah kita baik hati atau tidak." -hal. 84

"Pikiran manusia adalah proses mematikan, membatasi pertumbuhan dan umur panjang." -hal. 120 

"Balas keburukan dengan kebaikan, lupakan penderitaanmu sendiri demi penderitaan orang lain, dan jangan minta balasan untuk pekerjaanmu-jadikan pekerjaanmu sebagai hadiah itu sendiri." -Krishna, hal. 194 

"Jalan untuk mengerti -atau tercerahkan- disebut oleh orang-orang Buddha "Jalan Delapan Lapis", yang melibatkan pandangan yang benar, niat yang benar, bicara yang benar, tindakan yang benar, kehidupan yang benar, usaha yang benar, perenungan yang benar, pikiran yang benar." -hal. 248

"Kehidupan jika dipandang secara objektif mungkin menjadi rasional dan tunduk pada hukum alam, tetapi mengalaminya secara subjektif, itu irasional." -hal. 254

"Seribu mil perjalanan dimulai dengan satu langkah. Hargai tugas lebih tinggi daripada hadiahnya. Jika Anda tidak mencapai sasaran, atur lagi sasaran Anda." -Konfusius, hal. 255

"Hanya ada satu hal yang bisa selamat dari segala cobaan kehidupan-sebuah kesadaran yang hening." -hal. 266

 "Yang terutama dari seluruhnya adalah hormati dirimu sendiri. Dan. Jangan menyerah pada godaan kecuali ketika kau setuju untuk tidak jujur terhadap dirimu sendiri." -hal. 268

"Cinta yang mengikat suku dan keluarga, sebuah naluri, cinta persaudaraan batiniah, seperti yang mengikat kawanan serigala, melemah di dalam tengkorak yang semakin mengeras, di kota-kota kecil dan besar yang baru." -hal. 282

"Manusia merasa dirinya diseret oleh ombak pasang penderitaan. Kita mungkin membayangkan bagaimana orang merindukan seseorang mengatakan, "Ayo, ikut aku, bebanmu sangat berat, aku akan membiarkanmu beristirahat."" -hal. 282

 

 

 

 

 

 

Aku akan segera mengunggah kata-kata mutiara lainnya :)

Nilai buku ini 4.0 dari 5.0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Release Radar Spotify 28 Apr 2024

  Music of English, Italian, Romanian, Spanish 1. Kriss Kross Amsterdam, INNA - Queen of My Castle 2. Baby K - Fino al Blackout 3. Tananai, ...