Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Oktober 2015

Bakteri Menguntungkan dan Merugikan

Bakteri menguntungkan (Bakteri Eubacteria) Peranan/Fungsi

1.     Acetobacter aceti                            mengubah alkohol menjadi asam cuka
2.     Acetobacter pasteurianus                membuat nata de soya dr air sisa pembuatan tahu tempe
3.     Acetobacter xylinum                       pembuatan nata de coco
4.     Acetomonas                                     asam cuka
5.     Aspergillus oryzae                            kecap
6.     Azetobacter  chlorococcum              fiksasi nitrogen yang hidup bebas
7.     Azotobacter                                      menyuburkan tanah
8.     Bacillus brevis                                   antibiotik triotrisin.
9.     Bacillus larvae                                  menghasilkan protein kristalin
10.  Bacillus lentimorbus                          insektisida
11.  Bacillus megatherium                       pelarut posfat
12.  Bacillus polymyxa                             antibiotik polymixin, antigram- (mengobati infeksi bakteri Gram-)
13.  Bacillus popilliae                               menghasilkan protein kristalin
14.  Bacillus sphaericus                           membunuh larva (ulat) serangga hama tanaman, insektisida
15.  Bacillus subtilis                                  antibiotik basitrasin, antigram+, enz.amilase, pupuk bio-fosfor
16.  Bacillus thuringiensis                        menghasilkan protein kristalin, bioinsektisida
17.  Bacterio chlorofil                               fotoautotrof
18.  Bacterio purpurin                             fotoautotrof
19.  Bauveria bassiana                            membunuh hama
20.  Brevibacterium flavum                      memproduksi asam amino untuk membuat MSG
21.  Candida krussei                               pembuatan cokelat
22.  Clostridium acetobutylicum               pembuat zat kimia; aseton dan butanol, mengolah limbah organic
23.  Clostridium bitricum                          asam butirat
24.  Clostridium pasteurianum                bakteri  fiksasi nitrogen yang hidup bebas
25.  Clostridium sporangeus                   menguraikan asam amino menjadi amonia
26.  Corynebacterium glutamicum          memproduksi asam amino untuk membuat MSG
27.  Desulfovibrio desulfuricans               menguraikan bangkai, menguraikan sulfat di tempat becek, menghasilkan H2S

Kamis, 05 Juni 2014

Contoh Karya Tulis Garuda Wisnu Kencana

Hai.. admin mau share contoh karya tulis Garuda Wisnu Kencana yang ada di Bali. Karya tulis ini dibuat sewaktu kelas IX yang merupakan tugas Bahasa Indonesia.



Kemegahan Garuda Wisnu Kencana





Sabtu, 27 Oktober 2012

Teori Pembentukan Bumi

Latar Belakang
Bumi adalah planet tempat tinggal seluruh makhluk hidup berserta isinya. Sebagai tempat tinggal makhluk hidup, bumi tersusun atas beberapa lapisan bumi, bahan-bahan material pembentuk bumi, dan seluruh kekeyaan alam yang terkandung di dalamnya. Bentuk permukaan bumi berbeda-beda, mulai dari daratan, lautan, pegunungan, perbukitan, lembah, danau dan sebagainya. Bumi sebagai salah satu planet tidak diam seperti apa yang kita pikirkan selama ini, melainkan bumi melakukan perputaran pada porosnya (rotasi) dan bergerak mengelilingi matahari (revolusi) sebagai pusat sistem tata surya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya siang dan malam dan pasang surut air laut. Oleh karena itu proses terbentuknya bumi tidak terlepas dari proses terbentuknya tata surya kita.

Teori Pembentukan Bumi
Penyelidikan pertama pada abad ke-19 berdasarkan fosil dan batuan (secara geologi), bumi terbentuk pada 4,6 milyar tahun yang lalu (4,600 jta tahun yang lalu). Seluruh tata surya kita terbentuk dalam waktu yang sama. Bumi sebagai tempat tinggal makhluk hidup dalam proses terjadinya di kaji lewat ilmu kosmografi. Berikut beberapa hipotesa/ hipotesis terjadinya bumi yaitu sebagai berikut :

Minggu, 30 September 2012

Geografi


A.Pengertian dan Ruang Lingkup Geografi

Geografi berasal dari bahasa yunani, yaitu geo yang berarti bumi dan graphien yang berarti lukisan atau tulisan.

Istilah geografi untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Erastothenes pada abad ke 1.Menurut Erastothenes geografi berasal dari kata geographica yang berarti penulisan atau
penggambaran mengenai bumi. Pengertian bumi dalam geografi tersebut, tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja, melainkan juga meliputi segala gejala dan prosesnya, baik itu gejala alamnya, maupun gejala dan proses kehidupannya. Berdasarkan pendapat tersebut, maka para ahli geografi
(geograf) sependapat bahwa Erastothenes dianggap sebagai peletak dasar pengetahuan
geografi.

Pada zaman Yunani kuno pengetahuan manusia tentang bumi masih sangat dipengaruhi oleh mitologi. Namun, sejak abad ke-6 SM pengaruh mitologi itu terus berkurang seiring dengan makin berkembangnya ilmu pengetahuan sehingga pengetahuan tentang bumi mulai didasarkan atas ilmu alam, ilmu pasti, dan logika. Salah satu bukti bahwa pengetahuan telah didasarkan pada logika adalah telah adanya usaha untuk menjelaskan tentang suatu wilayah termasuk perilaku penduduknya. Orang yang pertama kali menguraikan seluk-beluk keadaan suatu tempat, yang kemudian dinamakan topografi adalah Herodutus (485-428 SM).
Pada awal abad ke-2, muncul tokoh baru yaitu Claudius Ptolomaeus dalam bukunya yang berjudul Geographike Unphegesis mengatakan bahwa
geografi adalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi yang menunjukan kenampakan umum. Menurut Ptolomeus geografi lebih mengutamakan hal-hal atau fenomena yang bersifat kuantitatif.

Sabtu, 07 April 2012

Hormon tumbuhan

Hormon tumbuhan, atau pernah dikenal juga dengan fitohormon, adalah sekumpulan senyawa organik bukan hara (nutrien), baik yang terbentuk secara alami maupun dibuat oleh manusia, yang dalam kadar sangat kecil (di bawah satu milimol per liter, bahkan dapat hanya satu mikromol per liter) mendorong, menghambat, atau mengubah pertumbuhanperkembangan, dan pergerakan (taksis)tumbuhan[1].



Kelompok hormon

Terdapat ratusan hormon tumbuhan atau zat pengatur tumbuh (ZPT) yang dikenal orang, baik yang endogen maupun yang eksogen. Pengelompokan dilakukan untuk memudahkan identifikasi, dan didasarkan terutama berdasarkan efek fisiologi yang sama, bukan semata kemiripan struktur kimia. Pada saat ini dikenal lima kelompok utama hormon tumbuhan, yaitu auksin (bahasa Inggrisauxins),sitokinin (cytokinins), giberelin (gibberellins, GAs), etilena (etena, ETH), dan asam absisat (abscisic acid, ABA). Tiga kelompok yang pertama bersifat positif bagi pertumbuhan pada konsentrasi fisiologis, etilena dapat mendukung maupun menghambat pertumbuhan, dan asam absisat merupakan penghambat (inhibitor) pertumbuhan. Selain kelima kelompok itu, dikenal pula kelompok-kelompok lain yang berfungsi sebagai hormon tumbuhan namun diketahui bekerja untuk beberapa kelompok tumbuhan atau merupakan hormon sintetik, seperti brasinosteroidasam jasmonatasam salisilat, dan poliamina. Beberapa senyawa sintetik berperan sebagai inhibitor (penghambat perkembangan).


Auksin

Ada 9 auksin indol, 14 sitokinin, 52 giberelin, tiga asam absisat, dan satu etilena yang dihasilkan secara alami dan telah diekstraksi orang[1]. ZPT sintetik ada yang memiliki fungsi sama dengan ZPT alami, meskipun secara struktural berbeda. Dalam praktik, seringkali ZPT sintetik (buatan manusia) lebih efektif atau lebih murah bila diaplikasikan untuk kepentingan usaha tani daripada ekstraksi ZPT alami.

Hormon pada manusia

hormon adalah suatu zat kimia yang dihasilkan ole hkelenjar endokrin / buntu. kadar hormon di dalam darah dapat ditentukan oleh metoda RIA (Radio Immuno Assay)

1. kelenjar hipofisis (master of gland) 
terdapat diotak besar berfungsi mempengaruhi produksi air susu ibu, kerja kelenjar gondok, kerja kelenjar anak ginjal, pengeluaran air kemih, merangsang pembentukan sperma di testis, kontraksi dinding rahim pada ibu yang akan melahirkan, dan mempengaruhi HGH (Human Growth Hormone) sebagai hormon pertumbuhan raksasa / gigantisme

2. kelenjar gondok 
terdapat di jakun menghasilkan hormon tiroksin. berfungsi mempengaruhi perkembangan mental, pertumbuhan tubuh dan proses metabolisme 
kelebihan H. tiroksin --> penyakit basedowi / akromegali 
kekurangan H. tiroksin --> penyakit kertenisme / kerdil

3. kelenjar anak gondok (paratiroid)
trletak didekat kelenjar gondok menghasilkan hormon parathormon. berfungsi mengatur kadar zat kapur dalam darah. kekurangan parathormon menyebabkan keropos tulang dan mudah patah

Sabtu, 31 Maret 2012

KERJASAMA EKONOMI ASEAN

Sejak dibentuknya ASEAN sebagai organisasi regional pada tahun 1967, negara-negara anggota telah meletakkan kerjasama ekonomi sebagai salah satu agenda utama yang perlu dikembangkan. Pada awalnya kerjasama ekonomi difokuskan pada program-program pemberian preferensi perdagangan (preferential trade), usaha patungan (joint ventures), dan skema saling melengkapi (complementation scheme) antar pemerintah negara-negara anggota maupun pihak swasta di kawasan ASEAN, seperti ASEAN Industrial Projects Plan (1976), Preferential Trading Arrangement (1977), ASEAN Industrial Complementation scheme (1981), ASEAN Industrial Joint-Ventures scheme (1983), dan Enhanced Preferential Trading arrangement (1987). Pada dekade 80-an dan 90-an, ketika negara-negara di berbagai belahan dunia mulai melakukan upaya-upaya untuk menghilangkan hambatan-hambatan ekonomi, negara-negara anggota ASEAN menyadari bahwa cara terbaik untuk bekerjasama adalah dengan saling membuka perekonomian mereka, guna menciptakan integrasi ekonomi kawasan.


Tugas / Wewenang dan Kewajiban Lembaga-lembaga PEMILU


1.Tugas/Wewenang

A. Komisi Pemilihan Umum (Pusat)
Dalam Pasal 10 Undang-undang Nomor 3 Tahun 1999 tentang Pemilihan Umum dan Pasal 2 Keputusan Presiden Nomor 16 Tahun 1999 tentang Pembentukan Komisi Pemilihan Umum dan Penetapan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Umum Komisi Pemilihan Umum, dijelaskan bahwa untuk melaksanakan Pemilihan Umum,

Ø  KPU mempunyai tugas/ kewenangan sebagai berikut :

1.    merencanakan dan mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Umum;
2.    menerima, meneliti dan menetapkan Partai-partai Politik yang berhak sebagai peserta Pemilihan Umum;
3.    membentuk Panitia Pemilihan Indonesia yang selanjutnya disebut PPI dan mengkoordinasikan kegiatan
4.    Pemilihan Umum mulai dari tingkat pusat sampai di Tempat Pemungutan Suara yang selanjutnya disebut TPS;
5.    menetapkan jumlah kursi anggota DPR, DPRD I dan DPRD II untuk setiap daerah pemilihan;
6.    menetapkan keseluruhan hasil Pemilihan Umum di semua daerah pemilihan untuk DPR, DPRD I dan DPRD II;
7.    mengumpulkan dan mensistemasikan bahan-bahan serta data hasil Pemilihan Umum;
8.    memimpin tahapan kegiatan Pemilihan Umum. Dalam Pasal 2 Keputusan Presiden Nomor 16 Tahun 1999         terdapat tambahan huruf ;
9.    tugas dan kewenangan lainnya yang ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 1999 tentang Pemilihan Umum. Sedangkan dalam Pasal 11 Undang-undang Nomor 3 Tahun 1999 tersebut juga ditambahkan, bahwa selain tugas dan kewenangan KPU sebagai dimaksud dalam Pasal 10, selambat-lambatnya 3 (tiga) tahun setelah Pemilihan Umum dilaksanakan, KPU mengevaluasi sistem Pemilihan Umum.


KLONING


Pengertian

Kloning berasal dari kata ‘klon’ dari bahasa Yunani yang berarti tunas muda. Kloning dapat diartikan sebagai upaya untuk memproduksi sejumlah individu yang secara genetik sama persis (identik). Dengan kata lain membentuk organisme dari satu sel sehingga menghasilkan keturunan yang sama persis dengan induknya. Proses kloning merupakan suatu bentuk reproduksi aseksual atau tanpa kawin.

Kloning sebenarnya sudah diterapkan pada tumbuhan, yakni sistem stek pada tanaman singkong. Namun pada tahun 1996, kelahiran seekor domba hasil kloning bernama Dolly, membuat pembaharuan pada sistem kloning, yaitu memperbanyak sel pada hewan tingkat tinggi. Kloning didasarkan pada prinsip bahwa setiap sel makhluk hidup mempunyai kemampuan totipotensi, yang artinya setiap sel memiliki kemampuan menjadi individu.

Kloning bertujuan untuk mendapatkan keturunan yang sama atau identik dengan induknya. Untuk kloning tumbuhan dan hewan, dapat digunakan untuk melestarikan tumbuhan dan hewan langka. Selain untuk perbanyakan keturunan, kloning juga telah digunakan untuk terapi atau pengobatan pada penderita diabetes, leukemia, kelumpuhan saraf, dan berbagai penyakit akibat kerusakan jaringan.

Hasil kloning akan memiliki sifat-sifat yang identik (sama persis) dengan induknya. Hal ini terjadi karena dalam proses pengkloningan, terjadi pengambilan bagian dari induk yang kemudian akan ditumbuhkan menjadi individu baru yang sama persis dengan induknya.
  

Release Radar Spotify 28 Apr 2024

  Music of English, Italian, Romanian, Spanish 1. Kriss Kross Amsterdam, INNA - Queen of My Castle 2. Baby K - Fino al Blackout 3. Tananai, ...